MUBA,JR.ID – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Batang Hari Leko, Polres Musi Banyuasin (Muba), menggelar kegiatan Minggu Kasih di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) SP.3, Desa Bukit Sejahtera, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Batang Hari Leko, IPTU Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., didampingi AIPTU Yosep Siregar dan BRIPTU Ar Rafi Arjuna.
Kehadiran jajaran Polsek Batang Hari Leko disambut dalam suasana penuh keakraban bersama jemaat GKPI. Kegiatan tersebut menjadi sarana komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Batang Hari Leko menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Masyarakat diimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, menjaga kerukunan antarwarga, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Selain menyampaikan pesan kamtibmas, IPTU Agum Marenra juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan kebakaran hutan, kebun, dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah Kecamatan Batang Hari Leko.
Masyarakat diajak untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga, merusak lingkungan, serta menimbulkan kerugian ekonomi.
Kapolsek Batang Hari Leko menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, pihak kepolisian berharap terbangun komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat, termasuk dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi permasalahan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
Minggu Kasih juga menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, dengan hadir secara langsung di tengah kegiatan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, memberikan edukasi, serta memperkuat rasa kebersamaan tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Polsek Batang Hari Leko dalam membangun kemitraan dengan seluruh lapisan masyarakat guna menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan gangguan kamtibmas maupun kebakaran hutan dan lahan dapat berjalan lebih efektif. (*)















