PALEMBANG,JR.ID – Momentum pelantikan pejabat di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jumat (30/10/2026) pukul 14.06 WIB menjadi penanda dimulainya babak baru pemerintahan. Salah satunya, Muhammad Iriardi yang resmi dipercaya menjadi Camat Sematang Borang setelah hampir 5 tahun mengabdi di Sukarami.
“Hari ini dipercaya Pak Wali memenuhi jabatan baru di Kecamatan baru. Selama ini sudah di Sukarami kurang lebih hampir 5 tahun, 4 tahun 4 bulan sebagai Sekcam dan 2 bulan sebagai Plt Camat, genap 4 tahun 6 bulan,” ujar Iriardi usai pelantikan.
Pesan Keras Wali Kota Ratu Dewa: Jabatan Bukan untuk Pamer, Bekerja, Bekerja, Bekerja!
Dalam pidatonya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberikan pesan keras kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, termasuk pejabat Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional seperti Kadis Dukcapil, Kadis Kebudayaan, dan para Camat.
“Pelantikan ini bukan hanya sekedar seremonial, melainkan amanah rakyat Palembang yang harus dijalankan dengan jujur, disiplin, berani dan berprestasi. Jabatan bukan kehormatan untuk dipamerkan, tapi untuk menyelesaikan masalah rakyat,” tegas Ratu Dewa.
Ia menekankan rakyat tidak menilai dari jumlah rapat dan banner, tapi dari pelayanan yang nyata.
“Jangan menunggu masalah menjadi viral baru bertindak. Camat adalah pemimpin lapangan yang harus tahu kondisi warga, jalan rusak, kemiskinan, pertikaian warga. Saya minta Camat hadir lebih dekat kepada warga, cepat menangani keluhan,” tegasnya.
Wali Kota juga menyoroti pengelolaan media sosial OPD yang bukan untuk pamer makan bersama atau selfie tanpa manfaat, melainkan harus mengutamakan hasil kerja, data akurat, dan bahasa yang santun.
Camat Baru Langsung Siaga: Bersihkan Saluran Air, Lawan Hujan Ekstrem BMKG
Menjawab arahan tersebut, Camat Sematang Borang yang baru langsung tancap gas. Fokus utamanya adalah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
“Tantangannya besar ke depan seperti yang disampaikan Pak Wali, masalah sampah, banjir dan harus dekat dengan warga. Menyambut musim hujan yang sudah diprediksi BMKG akan hujan ekstrem, seperti kemarin kekeringan ekstrem,” kata Iriardi.
Sesuai arahan Wali Kota, dalam waktu dekat pihaknya akan membersihkan seluruh saluran air agar lebih lancar dan tidak menggenangi permukiman.
Ia pun mengimbau warga: “Jangan buang sampah sembarangan, khususnya ke sungai. Banjir bukan hanya karena pemerintah, tapi juga ada faktor sampah yang dihasilkan masyarakat yang bisa menyebabkan hambatan di saluran-saluran.”
Pelantikan ini menjadi komitmen baru: Bekerja, Bekerja, Bekerja untuk Palembang yang lebih berbudaya, peduli, dan maju. (*)














