PALEMBANG,JR.ID – Dampak kabut asap akibat karhutla di Sumatera Selatan mendapat perhatian dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumsel. Asosiasi ini menyalurkan bantuan logistik kesehatan ke empat posko di Palembang, Kamis (8/10/2026).
Ketua GAPKI Sumsel Alex Sugiarto melalui Bendahara Dewi menyerahkan 200 masker, 200 box vitamin C, 40 dus mi instan dan 40 dus air mineral.
“Sebagai asosiasi pengusaha kelapa sawit, kami ikut berkontribusi mendukung penanganan kesehatan akibat asap karhutla,” kata Dewi.
Bantuan difokuskan di Posko Kesehatan Semabor, Posko Kesehatan Monpera Jalan Merdeka No.1, Posko Pelayanan Jakabaring dan Posko Pelayanan Kertapati.
Koordinator Posko Monpera, Deddy dari Dinkes Provinsi Sumsel, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan itu vital bagi petugas dan masyarakat yang datang berobat.
Ia merinci, hingga kini Posko Monpera telah melayani 48 pasien. Pelayanan gratis ini didukung RS Mata Binar dan buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB.
Tak hanya itu, Dinkes Kota Palembang juga membuka 18 posko siaga 24 jam dan mengaktifkan layanan di puskesmas di 5 wilayah: Palembang, OKI, OI, Banyuasin dan Muba.
Deddy mengingatkan, sesuai SE Gubernur Sumsel No.440/6743/DISKES/2026, warga yang mengalami sesak, iritasi mata, batuk akibat asap bisa langsung datang ke posko atau puskesmas terdekat tanpa biaya.
“Syaratnya cukup bawa KTP. Kami juga imbau warga jangan membakar lahan, selalu pakai masker di luar rumah dan perbanyak minum air putih,” tutupnya. (*)















