MUBA|Jembatanrakyat.id– Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) se-Sumatera Selatan berlangsung khidmat dan serentak di Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan ini dipusatkan di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate pada Jumat (17/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi dan profesionalisme media online di tingkat daerah.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IWO, H. Teuku Yudisthira Adi Nugraha, M.I.Kom, yang secara resmi mengukuhkan kepengurusan wilayah dan daerah di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Turut dilantik, Pengurus Wilayah IWO Provinsi Sumatera Selatan yang diketuai oleh Rainaldy Stanza, serta beberapa Pengurus Daerah, di antaranya:
Kabupaten Musi Banyuasin dipimpin Sandi Andika, SH
Kabupaten Musi Rawas Utara dipimpin Aan Jumadi Robiansyah, S.IP
Kota Lubuk Linggau dipimpin Rudi Rediansyah
Kabupaten Lahat dipimpin M. Daud
Kabupaten OKU Timur dipimpin Syufriadi
Acara ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Musi Banyuasin M. Toha, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara dari Kabupaten Musi Rawas Utara, Bupati diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Al Azhar.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IWO menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas dukungan dan fasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sejak berdiri pada tahun 2012, IWO terus berkembang sebagai organisasi yang menaungi wartawan media online di Indonesia.
“Terima kasih kepada Pemkab Muba, khususnya Bapak Bupati M. Toha, yang telah memfasilitasi pelantikan ini. Kami berharap seluruh pengurus yang telah dilantik dapat segera bergerak cepat membesarkan organisasi serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara media dan pemerintah, serta peran strategis wartawan dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah dinamika pembangunan, termasuk isu-isu lingkungan yang menjadi perhatian di sejumlah daerah.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, M. Toha, menyampaikan bahwa keberadaan media online sangat penting dalam mendukung penyebaran informasi pembangunan daerah agar selaras dengan kebijakan nasional.
“Hari ini merupakan momentum bersejarah dengan dilantiknya pengurus IWO. Kami berharap media online dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh pengurus yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan terus menjaga profesionalisme dalam dunia jurnalistik.
Adapun susunan Pengurus Daerah IWO Kabupaten Musi Rawas Utara periode 2026–2031 yang dilantik adalah:
Ketua: Aan Jumadi Robiansyah, S.IP
Sekretaris: Hamkam, SE
Bendahara: Holindra
Bidang-bidang:
Koordinator Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan: Habibi
Koordinator Informatika dan Teknologi: Ahmad Oviko
Koordinator Kesejahteraan Anggota dan Usaha: Jagat Satriatama
Koordinator Penelitian dan Pengembangan: Yulisman Apendi, ST
Koordinator Advokasi dan Hukum: Yosep Irawan, SH
Koordinator Hubungan Masyarakat: Istiawan
Koordinator Sumber Daya Manusia: Hanafia
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara, Al Azhar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapan agar kepengurusan IWO yang baru dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, khususnya dalam penyebaran informasi publik yang edukatif dan konstruktif.
Sementara itu, Ketua IWO Kabupaten Musi Rawas Utara, Aan Jumadi Robiansyah, menyatakan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih aktif, profesional, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami siap membangun IWO Muratara menjadi organisasi yang solid, profesional, dan mampu bersinergi dengan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Pelantikan serentak ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun jaringan media online yang solid di Sumatera Selatan, sekaligus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi di daerah.
_Apandi














