Supri Mafia Minyak Macang Sakti Diduga Kebal Hukum, Perusak Lingkungan

MUBA,JR.ID – Aktifitas pengeboran minyak di Desa Macang Sakti Kabupaten Musi Banyuasin semakin menjamur.praktik pengeboran sumur minyak yang dilakukan diprediksi menjadi awal kehancuran lingkungan di Kecamatan Sanga Desa.

Bacaan Lainnya

Banyak oknum dan mafia minyak memanfaatkan kehadiran Permen ESDM No 14 Tahun 2025 menjalankan praktik berbahaya yang mengancam banyak nyawa masyarakat.

Salah satu nama oknum Mafia yang tersohor dengan banyaknya sumur minyak hasil pengeboran baru yakni Supri.

Diketahui Supri melakukan pengeboran sumur minyak di Desa Macang Sakti dan terkesan kebal terhadap hukum dan aparat.

Menanggapi hal itu, Ketua Pro Jurnalismedia Siber Kabupaten Musi Banyuasin Riyansyah Putra SH CMSP menegaskan bahwa tidak ada golongan masyarakat maupun pelaku pelanggaran hukum yang bebas dan tidak terjerat hukum.

“Supri ini hanya salah satu mafia minyak, masih banyak diluar sana oknum yang bebas merusak lingkungan tanpa takut terhadap sanksi dan aturan hukum.siapapun yang terlibat kegiatan yang membahayakan nyawa masyarakat dan merusak ekosistem lingkungan harus diberikan penegakkan hukum tegas,”ujarnya.

Ia mendesak agar Aparat Penegak Hukum setempat termasuk Polres Musi Banyuasin segera menangkap oknum Mafia Minyak bernama Supri yang terbukti melakukan pengeboran sumur minyak dan menyebabkan kerusakan lingkungan hingga kebakaran.

“Beberapa kali ada kasus kebakaran sumur minyak yang melibatkan nama Supri sebagai pemiliknya.namun tidak ada Aparat yang berani mengambil langkah hukum, kondisi tentunya membuat prihatin publik bagaimana sistem hukum di Kabupaten Muba.kami mendesak agar Polres Muba segera mengambil tindakan,”tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya mengingatkan para pelaku pengeboran sumur minyak jangan merasa kebal hukum dengan berlindung dibalik Permen ESDM No 14 Tahun 2025.

“Tidak ada yang kebal dan aman dari jeratan tindak pidana apabila perbuatan yang dilakukan membahayak orang lain dan membuat kerugian negara.kami denga tegas melakukan kontrol sosial agar para mafia minyak tidak semakin menjadi-jadi,”tukasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *